Tata Cara Wudhu yang Baik dan Benar Beserta Hal Yang Membatalkannya

TATA CARA WUDHU – Assalamu’alaikum… Hay teman-teman apakabar kalian semua? di kesempatan kali ini saya akan sedikit membahas secara ringkas mengenai Tata Cara Wudhu, apabila kita hendak berwudhu pertama-tama kita harus menghilangkan atau membersihkan diri kita dari hadats dan najis.

Begitu juga ketika kita akan mengerjakan suatu kewajiban yang mana kewajiban seorang muslim yakni menjalankan solat lima waktu, nah ketika kita hendak melakukan suatu ibadah seperti shalat, mengaji atau membaca Al-Qur’an maka sebelum melakukannya pertama-tama kita harus mengambil wudhu terlebih dahulu.

Oh iyah ka mau bertanya kenapa sih sebelum solat atau mengaji dan membaca al-qur’an kita harus wudhu terlebih dulu? Adik adik ingin tau jawabannya?

Baik kaka jawab, karena apabila kita belum memiliki wudhu terus kemudian kita melaksanakan ibadah seperti sholat, mengaji atau ibadah-ibadah lainnya maka ibadah tersebut tidak akan sah dan di terima oleh ALLAH SWT.

Begitu adik jawabannya sudah cukup jelas bukan? Nah baiklah sebelum kita masuk kedalam pembahasan inti mari kita simak terlebih dahulu tentang pengertian dari wudhu ini.

Pengertian Wudhu

tata cara wudhu
keepsoh.com

Wudhu merupakan salah satu kegiatan yang dikerjakan oleh manusia yang tujuannya untuk mensucikan diri dari hadats-hadats atau najis kecil, yang mana wudhu ini memakai air yang dikerjakan di dalam agama islam sebelum mengerjakan kewajiban sebagai orang muslim yakni sholat.

Umumnya wudhu ini dikerjakan ketika kita hendak mengerjakan kewajiban kita sebagai umat muslim yaitu sholat, entah itu sholat sunnah atau sholat wajib yang pastinya sebelum melakukan sholat kita harus memupunyai wudhu atau sudah wudhu terlebih dahulu.

Oh iyah, wudhu juga selain dari memakai air wudhu juga dapat digantikan dengan debu yang mana wudhu dengan debu itu diberi nama tayamum. Jangan lupa juga sebelum berwudhu kita dianjurkan untuk membaca niat wudhu terlebih dahulu.

Apakah diantara kalian belum ada yang mengetahui bagaiamana bacaan niat ketika ingin berwudhu? Baiklah demi kepentingan bersama saya akan mencantumkan bacaan niat wudhu, yang mana bacaan niat wudhu ini bisa kalian baca dan kalian hafal sehingga ketika berwudhu kalian sudah menjalankan salah satu rukun-rukun wudhu.

Berikuit ini ialah bacaan-bacaan wudhu yang benar:

 نَوَيْتُ الْوُضُوْءَلِرَفْعِ الْحَدَثِ الْاَصْغَرِفَرْضًالِلّٰهِ تَعَالٰى

Arti dari bacaan niat wudhu:

“Saya niat berwudhu untuk menghilangkan najis atau hadats kecil karna Allah Ta’ala.”

Sesudah selesai mengambil wudhu, kalian juga jangan sampai lupa untuk membaca doa setelah wudhu. Ada yang tahu bagaimana bacaan doa setelah selesai wudhu? Jikalau diantara kalian ada yang belum mengetahui bacaan doa setelah wudhu, maka saya akan mencantumkan bacaan doa setelah wudhu pada tulisan dibawah ini.

Berikut ini ialah bacaan doa setelah selesai mengambil air wudhu:

 اَشْهَدُ اَنْ لاَّ اِلَهَ اِلاَّالله وَ اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدَ الرَّسُولُ الله اَللهُمَّ جْعَلْنِى مِنَ التَّوَّبِيْنَ وَجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِرِ يْنْ وَجْعَلْنِى مِنْ عِبَادِكَ الصَّلِحِيْنْ

Yang mana arti dari doa setelah wudhu ini ialah:

“Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, tiada sekutu baginya, dan aku bersaksi juga bahwa Nabi Muhammad SAW ialah utusan Allah SWT. Ya Allah! Jadikanlah hamba dari golongan orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah hamba dari golongan orang-orang yang bersuci dan jadikanlah hamba bagian dari hamba-hamba-Mu yang sholeh.”

Penjelasan Tentang Hukum Berwudhu

Hukum dari berwudhu ini sama halnya dengan jenis-jenis sholat, hukum tentang sholat ini terbagi menjadi 2 bagian yakni wajib hukumnya dan ada juga sholat yang hukumnya sunnah. Begitu juga dengan hukum berwudhu, hukum berwudhu ini wajib ketika kita hendak sholat, dan juga ada hukum wudhu yang sunnah.

Oh iyah teman-teman apakah diantara kalian semua sudah ada yang mengetahui tentang tata cara wudhu yang baik dan benar? Berikut dibawah ini ialah terdapat beberapa tata cara wudhu yang baik dan benar yang bisa kalian pelajari dan praktekan sendiri di rumah masing-masing.

Tata Cara Berwudhu (Rukun Wudhu)

Rukun wudhu adalah persoalan yang memang wajib dan sangat harus dikerjakan ketika berwudhu, apabila tidak dikerjakan maka akan mengakibatkan hukum dari wudhu tersebut tidak sah. berikut dibawah ini ialah beberapa cara berwudhu dengan baik dan benar yang memang harus kalian pelajari tanpa adanya kesalahan dan kekeliruan dalam praktek.

1. Mencuci Kedua Telapak Tangan

Membasuh kedua tangan dengan menggunakan gerakan menyeka pada sela-sela jari telapak tangan yang diwali dari tangan kanan lalu dilanjut ke tangan kiri sebanyak 3 kali.

2. Berkumur-kumur

Berkumur-kumur sebanyak 3 kali dengan tujuan untuk membersihkan kotoran-kotoran yang ada didalam rongga mulut, atau juga membersihkan kotoran-kotoran bekas makanan yang telah dimakan.

3. Membasuh Kedua Lobang Hidung

Membasuh atau membasahi kedua lobang hidung sebanyak 3 kali basuhan secara menyeluruh.

4. Membasuh Wajah

Membasuh atau membasahi seluruh permukaan kulit wajah secara merata sebanyak 3 kali.

5. Membasuh Kedua Tangan

Membasuh kedua tangan secara merata dan menyeluruh sebanyak 3 kali. diawali dari kanan dan dilanjut dengan yang kiri.

6. Membasuh Kepala di Mulai dari Ubun-Ubun

Membasuh kening sampai ujung kening (ubun-ubun) hingga sebagian kepala, sebanyak 3 kali dengan menggunakan gerakan menyeluruh.

7. Membasuh Kedua Telinga

Membasuh kedua tengila baik itu bagian dalam ataupun bagian luar telinga, basuh kedua telinga sampai merata dan menyeluruh ke bagian telinga, sebanyak 3 kali gerakan.

8. Mencuci Kedua Kaki

Membasuh kedua kaki dan juga untuk lebih diusahakan lagi membasuh dengan menyeluruh tidak hanya pada bagian depannya saja, namun basuh hingga ke seluruh kaki hingga ke mata kaki.

Sunnah Wudhu

1.Bersiwak

Disunahkan bagi setiap muslim untuk menggosok gigi atau bersiwak sebelum berwudhu, sebagaimana dalam hadist Rasulullah Saw “Seandainya aku tidak memberatkan umatku, niscaya aku perintahkan mereka bersiwak setiap kali akan berwudhu.” (H.R Ahmad dishahihkan oleh Al-Albani dalam Al-Irwa’)

2.Mencuci kedua telapak tangan

Disunahakn juga memncuci kedua tangan hingga pergelangan tangan sebayak tiga kali sebelum berwudhu, kecuali setelah bangun tidur, hukumnya wajib. Karena kemungkinan tangannya telah menyentuh kotoran saat ia tidur sedangkan ia tidak sadar. Rasulullah bersabda “Apabila seorang di antara kalian bangun tidur maka hendaknya tidak mencelupkan kedua tangannya di dalam bejana air sebelum mencucinya terlebih dahulu tiga kali krn sesungguhnya ia tidak mengetahui di mana tangannya berada .”

3. Menghirup air

Disunahkan dalam menghirup air dengan hidung.

4. Sunah Membasahi jenggot yang tebal saat membasuh muka.

5. Sunah Membersihkan sela-sela jari tangan dan kaki saat mencuci tangan dan kaki.

6. Mendahulukan yang kanan terblebih dahulu sebelum yang kiri.

7. Mencuci anggota wudhu dua kali atau tiga kali, akan tetapi kepala cukup diusap satu kali.

8. Tidak berlebihan dalam memakai air.

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wassalam bersabda: “Barangsiapa mencuci lebih, maka ia telah berbuat kesalahan.

Perkara yang membatalkan wudhu

  1. Keluarnya air kencing atau sesuatu yang dihukumi air kencing seperti cairan (yang belum jelas) setelah kencing dan sebelum istibra’ (tentang istibra’ lihat buletin Al-Jawad nomor 7).
  2. Keluarnya tinja, baik dari tempatnya yang tabi’i atau yang lain, banyak ataupun sedikit.
  3. Keluarnya angin dari dubur, baik bersuara maupun tidak.
  4. Tidur yang mengalahkan indera pendengar dan indera penglihat (hilang kesadaran).
  5. Segala sesuatu yang menghilangkan kesadaran seperti gila, pingsan, mabuk, dan lain-lainnya.
  6. Istihadhah kecil dan sedang (bagi wanita).

***

Nah demikianlah artikel yang membahas mengenai tata cara wudhu yang baik dan benar, mudah-mudahan adanya pembahasan ini bisa bermanfaat untuk kita semua.

Tinggalkan komentar