Tanda-tanda Hamil Dan Cara Mengetahui Kepastian Kehamilan

Tanda-tanda Hamil – Bukti dari tanda awal kehamilan bisa dilihat dengan melakukan tes kehamilan, akan tetapi terdapat banyak tanda-tanda dan gejala dari kehamilan. Sehingga apabila seseorang wanita mengalami banyak gejala (tanda) kehamilan, maka terdapat potensi besar terjadinya kehamilan, sehingga ini merupakan kabar gembira bagi calon ibu.

Kehamilan adalah periode seorang wanita yang membawa embrio yang ada di dalam rahimnya. Hal ini merupakan saat yang ditunggu-tunggu oleh pasangan suami istri.

Langsung saja berikut ini merupakan beberapa tanda-tanda kehamilan yang umum terjadi pada wanita hamil.

Tanda-tanda Kehamilan

tanda tanda kehamilan
keepsoh.com

1. Perubahan Pada Payudara/ Toket (Putting)

Perubahan fisik yang terjadi pada masa kehamilan berupa perubahan pada payudara, dimana payudara akan terasa lebih berat, bahkan juga terasa sakit dan nyeri apabila dipegang. Pada dua minggu pertama setelah masa awal kehamilan, ukuran payudara akan mulai membesar dan berubah, hal itu merupakan tanda persiapan untuk meproduksi air susu, utamanya pada wanita muda.

Adapun penyebab terjadinya perubahan tersebut karena produksi hormon esterogen dan progesteron yang meningkat dengan cepat. Perubahan sudah terlihat sangat jelas saat baru pertama kali mengalami kehamilan.Wanita yang baru pertama kali hamil, perubahan pada payudaranya sangat jelas terlihat.

Wanita akan menjadi sensitif saat dadanya tersentuh, termasuk juga tersentuh oleh branya sendiri, yang dapat menimbulkan rasa sedikit nyeri. Tanda lainnya dada wanita yang hamil akan terasa lebih lembut dan (maaf) empuk ketika diraba. Tanda-tanda kehamilan setelah 1 minggu biasanya akan muncul rasa sedikit gatal pada bagian tersebut.

2. Perubahan Bentuk Pada Tubuh

perubahan pada bentuk tubuh
keepsoh.com

Seperti yang diketahui bahwa perut akan membesar saat seorang wanita seorang wanita mengalami kehamilan, namun bukan hanya bagian perut, bagian lain seperti bokong, dada, paha dan lengan umumnya juga ikut membesar.

Tanda awal kehamilan sebelum terlambat haid bisa dilihat dari adanya perubahan pada bibir organ intim (area kewanitaan). Perubahan tersebut ditandai dengan berubahnya warna yang awalnya merah muda menjadi lebih pucat ataupun gelap.

Pada awal kehamilan, umumnya  keluar cairan yang mirip dengan keputihan dari organ intim wanita hamil. Proses pembuahan yang berasal dari Cervical mucus merupakan penyebab adanya cairan ini.

Cervical mucus adalah lendir rahim/lendir serviks. Lendir serviks yang sehat menjadi sarana dimana sperma bisa dengan lancar menuju ke dalam saluran sel telur, membantu menjaga dan juga menutrisi sperma, serta dapat membantu pergerakan sperma di dalam rahim agar bertemu dengan sel telur.

3. Buang Air Kecil dan Konstipasi Makin Sering

sering buang aor kecil
keepsoh.com

Saat mengalami kehamilan, janin yang tumbuh di dalam rahim akan menekan kandung kemih, hal tersebut menyebabkan frekuensi buang air kecil akan meningkat dan kandung kemih juga lebih cepat dipenuhi oleh urine, sehingga keinginan untuk buang air kecil menjadi lebih sering dari biasanya.

Pada saat hamil muda, janin yang ada di dalam rahim membutuhkan ruang yang luas, sehingga peluasan rahim itu menyebabkan kandung kemih menjadi tertekan dan membuat ibu yang hamil muda lebih sering mengalami buang air kecil.

4. Mengalami Kelelahan yang Berlebihan

tanda hamil sering kelelahan
keepsoh.com

Kehabisan tenaga atau kelelahan tidak jarang muncul selama masa hamil, terutama pada awal kehamilan. Sehingga hal ini mengakibatkan wanita hamil mengambil waktu yang lebih lama untuk tidur.

Disaat minggu pertama atau saat kedua masa kehamilan tubuh akan bekerja dengan sangat keras untuk memompa hormon dan juga memproduksi lebih banyak darah untuk nutrisi bagi si janin.

Jantung akan bekerja memompa darah lebih cepat dan keras dari biasanya. Dan juga hormon progesteron menjadi depresan alami untuk sistem saraf pusat yang keberadaan hormon progesteron ini dalam jumlah yang banyak mengakibatkan wanita hamil merasa mengantuk dan lebih cepat merasa lelah.

Wanita hamil lebih mudah merasa lelah saat melakukan aktivitas sehari-hari. Bahkan juga diwaktu melakukan aktivitas yang ringan sekalipun. Jika memiliki riwayat gangguan tekanan darah rendah, maka kemungkinan bisa berakibat pingsan saat kelelahan diwaktu melakukan aktivitas.

5. Flek Darah Atau Nyeri Pada Perut

flek darah
keepsoh.com

Pada tahap awal kehamilan, ibu hamil juga bisa mengalami flek atau mengalami sedikit pendarahan, yaitu sekitar 10 atau 14 hari setelah terjadinya pembuahan. Terjadinya implantansi saat sel telur yeng telah dibuahi sperma menempelkan dirinya pada dinding uterus.

Pendarahan seperti ini pada umumnya lebih sedikit dan warnanya terlihat lebih terang daripada darah yang biasa keluar saat masa haid dan terjadinya hanya sebentar. Setelah itu juga akan mengalami nyeri pada bagian perut pada masa awal kelhamilan, saat rahim mulai membesar, rasa nyeri tersebut hampir sama dengan rasa sakit ketika haid.

6. Sering Merasa Mual

Mual yang terjadi pada pagi hari sering disebut sebagai tanda-tanda awal hamil. Pada umumnya rasa mual mulai sering terjadi di minggu keempat hingga kedelapan masa kehamilan, akan tetapi beberapa kasus muntah-muntah bermula pada dua minggu pertama setelah terjadinya kehamilan.

Selain dari itu, rasa mual pada wanita yang hamil pada kenyataanya bisa terjadi kapan saja. Rasa mual ini muneucl saat adanya peningkatan drastis kadar esterogen yang diprodukso oleh placenta dan janin, dimana hormon ini menyebabkan pengosongan pada usus berjalan menjadi lebih lambat.

Setelah itu ibu hamil juga akan sangat sensitif terhadap bau, seperti bau parfum, kopi, asap, bau makanan, dan bau lainnya yang dapat menyebabkan terjadinya rasa mual. Jika Ibu hamil mulai sering merasakan mual dan muntah pada pagi hari, maka hal tersebut merupakan salah satu tanda hamil 1 minggu setelah melakukan hubungan, seperti penjelasan diatas.

7. Berubah Presepsi atau Selera Terhadap Makanan Tertentu

berubah nafsu makan
keepsoh.com

Menghindari makanan tertentu dengan cara menutup hidung, bisa menjadi tanda awal terjadinya kehamilan. Bahkan bau makanan tersebut bisa mengakibatkan rasa mual pada awal masa kehamilan. Berdasarkan sebuah studi yang telah dilakukan, diketahui bahwa umumnya ibu hamil tidak menyukai bau kopi, hal tersebut umumnya tidak disukai.

Sebaliknya, ibu hamil mengidam suatu makanan tertentu sangat mungkin terjadi. Keinginan untuk mengkonsumsi makanan tertentu bisa terjadi akibat adanya perubahan hormon. Ibu yang sedang hamil sangat sering mengalami perubahan pada selera makan saat di 6 bulan pertama, hal ini disebabkan karena perubahan hormon.

JIka penciuman terasa lebih tajam, bisa saja itu tanda hamil. Di dalam buku “What to Expect When You’re Expecting”, bahwa hal disebabkan oleh peningkatan hormon esterogen di dalam tubuh. Dengan keadaan penciuman yang lebih tajam, berakibat beberapa bau makanan tertentu bisa menyebabkan ibu hamil merasa sangant mual.

8. Merasa Pusing atau Sakit Kepala

merasa pusing
keepsoh.com

Wanita yang sedang hamil akan merasa terganggu dengan munculnya sakit kepala ringan, hal ini cukup sering terjadi. Pada awal masa kehamilan, terjadin peningkatan pada sirkulasi darah yang diakibatkan oleh adanya perubahan hormon yang menjadi pemicu terjadinya sakit kepala ringan.

Apabila Anda merasa sedang berada di atas kapal, maka itu bisa menjadi tanda bahwa Anda hamil. Saat pembuluh darah melebar dan tekanan darah menurun dari biasanya, hal tersebut dapat mengakibatkan timbul rasa pusing atau gamang.

Munculnya rasa pusing bisa mudah muncul saat ibu hamil dalam kondisi kadar gula darah dalam keadaan rendah.

9. Munculnya Flek (Bercak Darah)

bercak darah tanda hamil
keepsoh.com

Munculnya bercak darah pada masa kehamilan ini terkadang disalah mengerti sebagai menstruasi. Bercak darah ini terjadi diakibatkan karena proses penempelan janin ke dinding rahim. Pendarahan yang muncul pada proses ini biasanya sedikit hanya berupa bercak darah berbeda dengan haid.

Apabila itu terjadi, maka bisa menjadi salah satu tanda kehamilan, dan jika sudah dipastikan hamil, akan tetapi pendarahan atau flek tidak juga menghilang dalam waktu yang lama, maka perlu dilakukan pemeriksaan ke dokter.

10. Sering Meludah (Hipersalivasi)

Terjadinya perubahan pada hormon estrogen, menyebabkan ibu hamil menjadi sering meluadah, terutama pada masa awal kehamilan. Kondisi ini lama kelamaan akan menghilang setelah masa kehamilan memasuko trimester kedua.

11. Gejala/Tanda-tanda PMS

Tanda atau gejala PMS yang sangat sering dirasakan yaitu seperti perut kembung, sakit pinggan, rasa nyeri pada payudara dan nafsu makan meningkat. Jangan sampai terkecoh, Anda harus bisa membedakan perbedaan antara gejala PMS dengan tanda hamil. Walaupun memang keduanya memiliki kemiripan, namun ada juga perbedaannya, berikut dibawah ini penjelasannya:

➤ Nyeri Pada Payudara

Nyeri pada payudara adalah tanda dari kehamilan maupun PMS. Pada tanda kehamilan nyeri pada payudara akan berlangsung lama, berbeda dengan PMS. Terkadang pendarahan ringan adalah salah satu tamda dari kehamilan, akan tetapi bercak darah ringan ini diduga oleh wanita sebagai tanda menstruasi biasa. Implantansi merupakan ber-cak-bercak darah yang terjadi pada awal kehamilan

➤ Terjadinya Pendarahan Ringan

Pendarahan ringan bisa saja merupakan tanda-tanda hamil, akan tetapi wanita yang mengira jenis bercak darah ringan ini sebagai tanda menstruasi biasa. Pendarahan Implantansi  merupakan bercak-bercak darah yang terjadi pada awal kehamilan.

Pendarah implantansi bermula seminggu sebelum terjadinya menstruasi. Sehingga bercak darah yang muncul segera setelah ovulasi menandakan potensi suksesnya proses pembuahan. Kemungkinan Anda bisa melihat 1-2 tetes darah di panty liner.

Pada umumnya pendarahan implantansi berwarna merah muda atau kekuningan, hampir berwarna cokelat dan hanya terdapat sedikit bercak merah. Pendarahan Implantansi ini berlangsung selama 5 hari. Apabila berlebih dari 7 hari maka hal tersebut tidaklah normal.

➤ Suka Makanan yang Manis atau Asin

Di waktu PMS, wanita akan cenderung mengalami lebih suka makanan yang manis maupun yang asin, seperti cokelat, keripik kentang, ice cream dan lainnya. Nafsu makan juga akan meningkat.

Sedangkan ibu hamil yang sedang ngidam ditandai dengan meminta makanan yang aneh, seperti mengonsumsi makanan yang aneh dan tidak biasa. Contohnya dengan mengonsumsi jus pir, nanas goreng atau inging memakan makanan yang sebelumnya tidak pernah diinginkan.

Mengenai Kram

Kram Pada PMS

Kram pada PMS kemungkinan akan terjadi sehari atau dua hari menjelang hari pertama menstruasi. Ketika mendekati masa terakhir haid, rasa nyerinya bisa berkurang dan juga menghilang.

Kram Pada Kehamilan

Kram pada saat positif hamil akan terasa, kram akan terasa seperti kram ringan diwaktu haid, hanya saja daerahnya berbeda. Kram yang muncul diwaktu awal kehamilan pada umumnya dirasakan di bagian bawah perut atau bagian bawah punggung. Kram yang diakibatkan oleh hamil akan berlangsung lebih lama dibandingkan dengan PMS.

12. Meningkatnya Suhu Basal Tubuh

Pada masa kehamilan, kondisi suhu basal pada tubuh ibu hamil akan meningkat, kondisi seperti ini akan berlangsun selama masa kehamilan.

13. Rasa Sakit di Punggung

Disaat tiba-tiba punggung bagian bawah terasa nyeri, padahal Anda tidak memiliki masalah dengan yang namanya sakit punggung. Hal ini bisa saja merupakan tanda-tanda hamil, jika benar-benar hamil, maka gangguan ini saat melahirkan akan terasa.

14. Rasa Kram Pada Perut

tanda-tanda kehamilan
keepsoh.com

Umunya jika keluar bercak darah pasti akan diikuti dengan munculnya rasa kram atau nyeri pada bagian perut. Pada masa kehamilan trimester dua neyeri ini akan terus berlanjut. Biasanya ibu yang hamil muda pada minggu-minggu awak telah merasakan tanda ini.

Jika Anda merasakan sakit pada bagian perut, bahkan merasakan sedikit kram pada perut, kemungkinan besar Anda sedang hamil. Akibat terjadinya implantansi janin ke dinding rahim, rasa kram timbul. Rasa kram akan terasa selama proses ini masih berlangsung.

15. Terjadinya Konstipasi (Susah buang air kecil)

Tanda-tanda yang bisa saja menjadi pertanda awal terjadinya kehamilan yaitu Konstipasi (susah buang air kecil), al ini menyebabkan proses pencernaan makanan menjadi berjalan lambat karena adanya peningkatan jumlah hormon Progesteron.

Konstipasi disebabkan oleh makanan yang lebih lambat masuk lewat saluran pencernaan, seperti saat Anda belum melakukan buang air besar, sedangkan Anda sudah dua hari belum buang air besar.

Menurut Mayo Clinic, penigkatan pada hormon Testoteron bisa mengakibatkan makanan pada usus diproses lebih lambat, sebabnya berupa sembelit atau konstipasi. Cobalah untuk mengonsumsi makanan yang banyak mengandung serat untuk membantu proses pencernaan makanan menjadi lancar.

16. Terlambat Haid

Tanda-tanda hamil yang sangat dominan yaitu terlambat datang bulan atau haid. Namun keterlambatan datang bulan tidak semuanya akan terjadi kehamilan. Pada kondisi stress, diet dan juga terjadi gangguan hormonal bisa juga menjadi penyebab terlambat haid.

Adapun hubungan antara tanda hamil dan terlambat haid, yaitu ketika sel telur telah dibuahi oleh sperma, maka tidak akan lagi dikeluarkan oleh tubuh (menstruasi) dan ovum juga tidak akan lagi memproduksi sel telur baru selama terjadinya masa kehamilan. Sehingga saat sedang hamil tidak mungkin akan datang bulan atau haid.

17. Perubahan Suasana Hati (Mood)

Jika Anda sering menangis dan sering mumcul rasa emosional saat menghadapi situasi biasa saja, sedangkan Anda bukanlah seorang wanita yang meiliki sifat sensitif atau suka emosi, berarti itu terjadi akibat banjir jumlah gormon di dalam tubuh saat awal kehamilan, sehingga menyebabkan timbulnya rasa emosional.

Perubahan suasana hati ini umumnya terjadi pada trimester pertama waktu kehamilan, contohnya seperti yang biasanya gembira tiba-tiba menjadi sedih. Contoh kejadiannya yaitu seperti contoh, tiba-tiba saja menangis histeris saat melihat suatu iklan yang biasa saja.

Tanda hamil berupa jiwa yang lebih mudah menangis dan sangat emosional, hal tersebut yang sudah dijelaskan oleh American Pregnancy Organization. Jika terjadi perubahan suasana hati secara mendadak dan ekstrem sering terjadi, tidak perlu khawatir, karena hal tersebut normal terjadi asalkan tidak mengarah pada depresi atau stress.

18. Merasa Pusing dan Seakan-akan Melayang

Perasaan tubuh seperti melayang atau merasa pusing pada kepala, terjadi karena perubahan sirkulasi saat pembuluh darah di dalam tubuh membesar dan juga terjadi penurunan tekanan darah. Pada awal masa kehamilan, rasa pusing ini bisa diakibatkan oleh guladarah yang rendah.

19. Sensitif Terhadap bau

Wanita yang hamil, sebelum hamil awalnya tidak sensitif terhadap bau, namun sejak hamil wanita hamil akan sensitif terhadap bau, seperti tidak suka dengan aroma-aroma yang menyegat, bahkan aroma tersebut sebelumnya Ia sukai.

Keadaan yang sering terjadi yaitu saat ibu hamil pergi ke dapur, akan sangat beresiko mengalami eneg atau mual akibat mencium bumbu dapur atau aroma makanan tertentu.

20. Hilangnya Nafsu Makan

Wanita hamil menjadi tidak berselera mengonsumsi makanan, hal ini disebabkan oleh peningkatan kadar hormon beta-hCG (human Chorionic gonadotrophin) dan sensifitas pada bau-bauan. Padahal sebelumnya makanan tersebut biasa dikonsumsi, apabila hal ini terjadi, maka bisa menjadi tanda-tanda kehamilan.

Tanda-tanda Kehamilan 1 Minggu Dilihat Secara Medis

Untuk memastikan kehamilan, dunia medis memiliki caranya sendiri. Ada beberapa cara medis, cara yang pertama yaitu dengan menggunakan alat tes kehamilan (test pack). Alat ini mudah ditemukan di apotek terdekat.

Alat ini memiliki keakuratan yang sudah teruji, yaitu dengan keakuratan hingga 99%. Cara menggunakanannya yaitu dengan melakukan tes urine. Tes ini sebaiknya dilakukan di pagi hari. Jika yang terlihat adalah dua garis, maka Anda positif hamil, adapun jika yang terlihat hanya 1 garis berarti negatif hamil.

Silahkan periksa ke dokter jika hasil dari alat test pack Anda positif hamil.

Pemeriksaan dengan cara medis yang kedua yaitu dengan cara USG. Cara ini merupakan cara yang paling akurat dan efektif. Dengan memakai teknologi USG, maka Anda dapat melihat kandungan terdapat janin atau tidak, bahkan Anda juga bisa mengetahui dengan jelas keadaan janin yang berada dalam kandungan.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Masa Hamil

Beberapa tanda awal yang disebut tersebut tidak dikhususkan hanya untuk sebagai tanda adanya kehamilan. Tanda-tanda yang disebutkan diatas bisa juga menandakan bahwa tubuh dalam keadaan sakit.

Demikian juga dengan sebaliknya, dimana bisa saja seorang wanita hamil tanpa harus mengalamai tanda-tanda tersebut, hal itu juga bisa terjadi. Namun, Anda harus tetap memperhatikan tanda-tanda dari adanya kehamilan.

Setelah melihat tanda kehamilan awal, sebaiknya mulai meningkatkan perhatian terhadap kesehatan janin yang dikandung dan diri sendiri. Sebaiknya pada awal kehamilan perbanyaklah mengonsumsi buah dan sayur, banyak minum air putih, hindari rokok, hindari kerja terlalu berat dan jangan mengonsumsi obat-obatan tanpa ada resep dari dokter, karena terdapat beberapa jenis obat yang bisa membahayakan janin.

Pembagian Tanda-tanda Hamil

Tanda-tanda dari kehamilan ini bisa bermacam-macam, bisa dibilang terbagi menjadi 2 jenis, yaitu:

Tanda-tanda Kehamilan yang Belum Bisa Dipastikan (Bersifat Umum)

  1. Mengalami rasa mual dan muntah,
  2. Sering buang air kecil,
  3. Muncul bercak darah (flek) yang juga diikuti kram perut,
  4. Terjadi perubahan pada payudara,
  5. Sering merasa pusing dan sakit kepala,
  6. Sering meludah
  7. Mudah merasa lelah dan ngantuk, hal ini terjadi pada ibu hamil karena terjadi perubahan hormonal,
  8. Sembelit, hal ini terjadi karena adanya peningkatan hormon progesterone di dalam tubuh ibu hamil, hormon ini memberikan efek mengendorkan otot-otot rahim dan juga otot dinding usus, sehingga menyebabkan terjadinya sembelit.
  9. Naiknya suhu basal tubuh,
  10. Hiperpigmentasi kulit, hidung pip dan dahi merupakan bagian tubuh yang umumnya diserang oleh Hiperpigmentasi. Tanda hamil ini tidak semua wanita yang mengalaminya. Hiperpeigmentasi mungkin dapat menggangu penampilan akan tetapi tidak berbahaya.
  11. Pingsan, Ibu hamil yang memiliki kadar gula yang rendah di dalam tubuh bisa berpotensi mengalami pingsan.
  12. Varises, varises terjadikarena pembuluh darah vena mengalami pembesaran, sehingga timbul warna kebiruan atau keunguan di permukaan kulit.
  13. Mengidam, Ibu hamil muda sangat menginginkan makanan yang terkesan jarang dan tidak umum, seperti ingin mengonsumsi makanan yang tidak disukai sebelumnya.

Tanda-tanda Kehamilan yang Kuat

  1. Suhu basal, ini bisa menjadi tanda terjadinya kehamilan, dimana setelah ovulasi tetap dalam keadaan kondisi tinggi (antara 37,2 – 37,8). Gejala seperti ini juga sering dipakai dalam pemeriksaan kemandulan.
  2. Hasil posistif tes kehamilan, yaitu saat pemeriksaan tes kehamilan instan. Waktu melakukan tes terabaik yaitu tujuh hari setelah melakukan hubungan intim. Disarankan melakukan tes kehamilan di waktu pagi hari.
  3. Adanya tanda detak jantung calon bayi, untuk mengetahui adanya detak jantung janin dokter kandungan menggunakan alat Stetoskop leanec, alat dopler dan alat kardiotografi. Alat ini memiliki fungsiuntuk mendengarkan detak jantung janin yang berada di kandungan.
  4. Untuk mengetahui secara pasti suatu kehamilan, bahkan mengrtahui jenis kelamin bayi dan juga mengetahui kondisi kesehatan, maka pemeriksaan USG ke dokter kandunganlah cara yang pasti.

Cara Memastikan Tanda Kehamilan

Test Urine

Tes urin kehamilan dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui keberadaan HCG (Human Chrorionic  Gonadotrphin). HCG adalah hormon yang diproduksi oleh plesenta saat embrio mulai menempel pada dinding rahim.

Sebagian horman dikeluarkan melalu air seni ibu yang hamil. Untuk pengetesan kehamilan lewat tes urin, alatnya bisa ditemukan di apotek dan toko obat, alat tersebut adalah test pack. Untuk cara penggunaannya yaitu dengan menampung sedikit air seni pada wadah yang steril yang pertama kali keluar di waktu pagi hari.

Cara umum menggunakan alat ini yaitu dengan cara mencelupkan test pack ke dalam air seni yang berada di dalam air steril tadi, setelah itu tunggu beberapa saat untuk melihat hasilnya. Sebaiknya tes urin kehamilan dilakukan 7 hari setelah terjadi ovulasi (pembuahan), penggunaannya harus diperhatikan.

Karena waktu yang tepat unutk memastikan ada kehamilan atau tidak yaitu pada hari ke-7 sesudah ovulasi, akan tetapi kondisi ini tidak sepenuhnya tepat, dimana ada sebagian wanita yang memang telah mengalami kehamilan tetapi hasil dari tes menunjukkan negatif. Setelah itu, Anda bisa mengetahui hasil dari pengetesan dengan langsung memerhatikan tanda ada strip alat test pack.

Test Darah

Pada pemeriksaan kehamilan yang satu ini, hasil tes berupa sample darah akan dibawa ke laboratrium untuk dicek. Tes darah juga dilakukan dengan mengunakan metode mengetahui keberadaan HCG. Tingkat keakuratan tes darah hampir mendekati tes urin. Dengan begitu, Anda bebas untuk memilih tas urin atau tes darah.

Test USG

Test USG bisa dilakukan di rumah sakit, klinik-klinik bersalin, maupun tempat praktek dokter. Test ini berguna untuk lebih memastikan adanya kehamilan pada rahim wanita, test ini menggunakan alat Ultrasonografi (USG) dan menjadi cara yang akurat.

Pemeriksaan ini dapat meyakinkan dan memastikan bahwa sudah terjadi kehamilan, karena dokter nantinya dapat melihat gambaran embrio melalui layar USG, sehingga kehamilan bisa dideteksi dengan akurat.

Satu pemikiran pada “Tanda-tanda Hamil Dan Cara Mengetahui Kepastian Kehamilan

Tinggalkan komentar