Khasiat Bawang Dayak Untuk Kesehatan dan Cara Mengkonsumsinya

Khasiat Bawang Dayak – Bawang dayak berasal dari hutan Kalimantan Barat, bawang ini memiliki khasiat yang luar biasa dalam pengobatan berbagai penyakit. Akan tetapi umbi ajaib ini belum banyak diketahui oleh masyarakat luas sehingga hanya sebagian saja yang memanfaatkan keampuhannya.

Padahal khasiat bawang dayak ini sangatlah banyak, khasiat tersebut bisa diperoleh manusia apabila mengkonsumsi bawang dayak.

Masyarakat Dayak biasa menyebut bawang ini dengan nama “bawang hutan atau bawang kambe”, masyarakat setempat sudah lama mengkonsumsi untuk pengobatan berbagai penyakit.

Khasiat Bawang Dayak

Khasiat Bawang dayak

Bawang Dayak (Eleutherina palmifolia (L.) Merr) dikenal juga dengan nama lain bawang berlian, bawang hantu, bawang kambe atau bawang hutan, bawang sabrang dan bawang arab. Bawang dayak merupakan salah satu tanaman herbal khas dari Kalimantan, nama tanaman ini mengacu pada daerah asalnya yaitu Kalimantan, dimana suku Dayak tinggal.

Bawang dayak adalah salah satu spesies bawang yang asal usulnya konon dari daratan Amerika. Tanaman ini secara turun temurun sudah dikonsumsi masyarakat dayak sebagai tanaman obat. Bawang dayak ini memiliki warna lebih merah dibanding bawang merah, dan memiliki daun hijau berbentuk pita dan bunganya berwarna putih.

Di dalam umbi bawang dayak banyak mengandung berbagai macam senyawa yang diketahui sangat berkhasiat untuk mengatasi berbagai penyakit. Secara empiris, bawang dayak sudah dikonsumsi masyarakat lokal sebagai obat dari berbagai penyakit ringan dan juga berat, seperti kanker payudara, penurun darah tinggi (Hipertensi) dan diabetes melitus (kencing manis).

Bawang dayak bisa dikembangkan sebagai sumber biofarmaka untuk skala industri, karena bawang dayak ini bisa tumbuh dan beradaptasi pada semua iklim dan jenis tanah dengan waktu panen yang relatif singkat, yakni 3 hingga 4 bulan, sehingga dapat dikembangkan dengan mudah dengan skala yang besar.

Kandungan Senyawa Kimia Bawang Dayak

khasiat bawang dayak

Bawang dayak yang merupakan jenis umbi-umbian ini memiliki kandungan fitokimia, diantaranya flavonoid, alkaloid, glikosida, zat tannin, steroid, kandungan tersebut merupakan sumber dari biofarma potensial yang dapat dikembangkan sebagai tanaman obat modern dalam kehidupan manusia. Alkaloid merupakan bahan organik yang mengandung nitrogen yang juga bagian dari heterosiklik.

Bahkan senyawa alkaloid, glikosida, saponin, dan flavonoid mempunyai aktivitas hipoglikemik atau penurun kadar gula (glukosa) darah yang sangat bermanfaat bagi pengobatan diabetes melitus (kencing manis), bahkan alkaloid yang terkandung dapat berfungsi sebagai anti mikroba. Sedangkan kandungan tanin yang bisa digunakan sebagai obat sakit perut.

Manfaat dan Khasiat Bawang Dayak untuk Pengobatan

  • Bawang Dayak berkhasiat sebagai obat kanker usus
  • Bawang Dayak berkhasiat sebagai obat kanker payudara
  • Berkhasiat Bawang Dayak sebagai obat diabetes melitus atau kencing manis
  • Bawang Dayak berkhasiat untuk mengatasi hipertensi atau darah tinggi
  • Menurunkakan Kolesterol
  • Mengobati bisul
  • Mengatasi stroke
  • Obat sakit perut
  • Memiliki khasiat untuk ibu yang sudah melahirkan
  • Mengatasi sembelit
  • Memiliki khasiat sebagai obat disentri
  • Bawang dayak bisa menyembuhkan luka
  • Mengatasi muntah-muntah
  • Mengobati sakit kuning

Khasiat bawang dayak lainnya diantaranya: mengobati amandel, ambeien, asam urat, asma, bronkitis, epilepsi, gangguan lambung, masalah vitalitas pria, gondok, ginjal, hepatitis, insomnia, penyakit jantung, kanker kelenjar getah bening, kanker paru-paru, kanker rahim, keputihan, maag, kista, myom, migrain, TBC, vertigo, pelupa, air seni, radang usus, reumatik, sakit pinggang, meningkatkan stamina dan masih banyak lagi.

Antioksidan yang dikandung oleh bawang dayak antara lain kelompok flavonoid berupa senyawa polifenol. Para ahli berpendapat bahwa antioksidan mampu mengurangi resiko penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung. Flavonoid berkhasiat sebagai, antivirial, anti-inflamasi, anti kanker, dan dapat mengurangi resiko penyakit kardiovaskular serta menangkal radikal bebas.

Menurut Prof. Dr. Sidik Apt (guru besar emiritus Fakultas Farmasi Universitas Padjajaran) bawang dayak mengandung Alisin yang banyak. Senyawa ini memiliki khasiat yang tinggi dan berperan penting dalam menurunkan tekanan darah. Kandungan Naphtoquinones dalam bawang dayak dikenal juga sebagai antimikroba, antivirial, antifungal, dan antiparasitik.

Selain itu, Naphtoquinones memiliki bioaktivitas sebagai anti kanker dan juga anti oksidan. Untuk memperoleh khasiat yang maksimal, sebaiknya bawang dayak didapatkan saat pertumbuhannya mencapai puncak vegetatif, yaitu saat baru muncul kuncup bunga.

Cara Mengkonsumsi Bawang Dayak dan Cara Mengolahnya

Semua bagian dari tanaman bawang dayak memiliki khasiat, mulai dari umbi, akar dan daunnya. Bawang dayak dapat dikonsumsi langsung, diseduh, atau diolah terlebih dulu menjadi bubuk kapsul atau dibuat menjadi manisan.

1. Cara Mengkonsumsi Bawang Dayak Untuk Pengobatan

Bawang dayak dapat dikonsumsi dalam keadaan segar atau belum diolah untuk pengobatan. Caranya yaitu, cuci 3-4 butir bawang dayak yang kulitnya sudah dikupas hingga bersih, lalu iris tipis dan seduh dengan 1 gelas air mendidih. Diminum selagi masih hangat 2-3 kali sehari.

2. Cara Membuat Simplisia Bawang Dayak

Seluruh bagian bawang dayak mulai dari akar umbi dan daunnya dicucu hingga bersih. Lalu potong/iris tipis, setelah itu keringkan menggunakan oven pada suhu 50°C selama ±8 jam. Selain dikeringkan menggunakan oven, bawang dayak bisa juga dijemur dibawah terik matahari hingga benar-benar kering.

Cara mengkonsumsinya yaitu dengan diseduh dengan air mendidih, lalu minum.

3. Cara Membuat Bubuk Bawang Dayak

Bahan yang digunakan yaitu seluruh bagian dari seluruh bawang dayak, yaitu akar, umbi dan daunnya, seluruh bahan dicuci hingga bersih. Kemudian potong/iris tipis seluruh bahan dan keringkan menggunakan oven dengan suhu 50°C selama ±8 jam. Atau bisa juga dijemur dibawah cahaya matahari hingga benar-benar kering.

Setelah itu dinginkan dan dihaluskan dengan cara ditumbuk atau bisa juga diblender. Sebelum disimpan, ayak terlebih dahulu. Cara mengkonsumsinya yaitu dengan cara diseduh dengan air mendidih, minum setelah dingin.

4. Cara Membuat Kapsul Bawang Dayak

Cara ini sebenarnya adalah cara untuk mengawetkan bubuk bawang dayak dan agar lebih praktis. Langkah pertama untuk membuat kapsul bawang adalah sama dengan cara membuat bubuk bawang dayak. Setelah itu bubuk bawang disimpan didalam kapsul. Kapsul memiliki bentuk yang lebih praktis untuk mengkonsumsinya dan lebih aman dalam penyimpanan, yaitu seperti mengkonsumsi obat kapsul pada umumnya.

5. Cara Membuat Bawang Dayak Instan

Seluruh bagian dari bawang dayak mulai dari akar dan daunnya dicuci hingga bersih. Eteleah itu dipotong/diiris tipis. Setelah itu tambahkan air bersih dengan perbandingan 1:2 (1 kg bawang dayak dicampus dengan 2 liter air). Setelah itu blender bawang dayak lalu disaring.

Selanjutnya rebus bawang dayak hingga mendidih sambil diaduk dan tambahkan gula pasir sebayak 1kg (1kg bawang dayak untuk 1kg gula pasir). Selama proses perebusan berlangsung aduk terus hingga membentuk kristal. Setelah dingin, kemas dan simpas atau bisa juga langsung dikonsumsi langsung (diseduh dengan air mendidih).

6. Cara Membuat Manisan Bawang Dayak

Semua bagian tanaman bawang dayak, dari akar umbi dan daunnya dicuci hingga bersih. Setelah itu potong/iris tipis dengan ketebalan 1-2mm. Siapkan 1kg gula, larutkan dengan air sebanyak 1liter. Kemudian dikukus selama ±5 menit, selagi diaduk masukkan larutan gula tadi, masak hingga kental, setelah kering atau telah berbentuk kristal. Manisan bawang dayak siap dikonsumsi.

 

 

 

3 pemikiran pada “Khasiat Bawang Dayak Untuk Kesehatan dan Cara Mengkonsumsinya

Tinggalkan komentar