Pengertian Manajemen Beserta Fungsi, Prinsip dan Macam-macam Manajemen

PENGERTIAN MANAJEMEN – Manajemen adalah suatu proses yang dilakukan dengan tujuan untuk mencapai sebuah organisasi dengan cara bekerja dalam kelompok atau tim.

Pada kesempatan kal ini kami akan membahas apa itu manajemen? Manajemen adalah sebuah seni yang digunakan untuk mengatur sesuatu, baik itu orang maupun sebuah pekerjaan. Pengertian Manajemen adalah suatu proses yang dilaksanakan untuk mencapai suatu tujuan suatu organisasi dengan bekerja sama dalam sebuah kelompok.

Dalam sebuah pelaksanaannya, manajemen mempunyai subjek dan objek. Subjek adalah orang yang kerjanya mengatur, sedangkan adalah orang yang diatur.

Manajemen adalah ilmu yang sangat luas, bahkan asal-usul ilmu ini mulai ada belum diketahui. Karena ilmu manajemen adalah ilmu yang sangat penting dan berguna bukan hanya dalam ilmu bisnis, bahkan sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari.

Pengertian Manajemen Secara Etimologi

pengertian manajemen secara etimologi
rocketmanajemen.com

Pengertian manajemen secara etimologi atau bahasa berasal dari bahasa Prancis kuno yaitu ménagement yang artinya adalah seni melaksanakan dan juga mengatur. Dari asal usul katanya saja sudah bisa kita tebak bahwa sebenarnya manajemen adalah sebuah seni. Mengapa seni? Simple saja, karena apabila kita telah memasuki dunia manajemen, maka kita akan menemukan keindahannya.

Lalu dimanaka letak keindahannya? Memang, sebuah seni itu relatif. Akan tetapi kita memiliki pendapat atau asumsi yang sama bahwa apapun yang teratur, terstruktur dan rapi itu indah. Sebagai contoh sederhananya adalah ranting sebuah pohon.

Ranting pohon akan menjalar tumbuh tidak teratur, akan tetapi ketidak teraturannya itu teratur sehingga tercipta sebuah keindahan. Contoh lainnya adalah corak batik. Corak batik kebanyakan “hanya” seperti goresan gambar yang tidak memiliki pola. Tetapi, ketidak teraturannya dalam corak batik itu teratur sehingga terciptalah keindahan atau “seni”.

Lalu apa hubungannya dengan manajemen? Ingat definisi diatas, manajemen itu memiliki tujuan untuk mengatur. Logikanya, manajemen ada untuk mengatur sesuatau yang sebelumnya belum teratur. Ataupun mencari sebuah keteraturan dalam sebuah ketidak teraturan sehingga terciptalah sebuah pola yang baru.

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

“Manajemen adalah sebuah seni, setiap pekerjaan dapat diselesaikan dengan orang lain” Mary Parker F.

“Manajemen adalah wadah didalam ilmu pengetahuan, sehingga manajemen dapt dibuktikan secara umum kebenarannya.” George R. Terry

“Manajemen adalah proses dalam membuat sebuah perencanaan prngorganisasai, pengendalian dan juga memimpin berbagai usaha dari aggota entitas/organisasi dan juga menggunakan semua sumber daya yang dimiliki untuk mencapai tujuan yang ditetapkan”. Stoner”

Untuk lebih lengkapnya saya sudah menulis 20 definisi manajemen menurut pendapat para ahli,, akan tetapi tidak dapat menjamin kata-katanya sama 100%. Karena setiap bahasa dan terjemahan itu penafsirannya berbeda-beda, tergantung pada orang yang menerjemahkannya.

Fungsi Manajemen

pengertian dan fungsi manajemen
keepsoh.com

Apa Saja Fungsi Manajemen

Seperti yang telah kita bahas sebelumnya bahwa adanya manajemen itu untuk mengatur. Untuk mengatur apa? Ya mengatur semua yang perlu diatur. Simpel, manajemen itu dapat diterapkan didalam kehidupan sehari-hari. Contoh sederhananya yaitu manajemen file dan folder pada komputer.

Fungsi Manajemen
Diagram Fungsi Manajemen (Gambar : www.managementstudyguide.com)<<<

Jika seseorang sudah terbiasa membuat manajemen, maka Ia tidak akan merasa nyaman apabila yang disekitarnya itu berantakan. Karena, ini dari manajemen yaitu agar kita mudah untuk mengelolanya. Apabila file/folder sudah dimanajemen, berarti kita akan mudah untuk mencari folder atau file tersebut ketika kita membutuhkannya.

Dalam teorinya, terdapat 5 fungsi utama dari manajemen, yaitu:

1. Planning (Perencanaan)

pengertian dan fungsi manajemen
keepsoh.com

Proses ini ada untuk menentukan tujuan dari suatu perusahaan atau organisasi dalam bentuk isi dan misi, baik itu dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Selain itu, strategi-strategi yang harus dilewati juga sudah harus ditentukan sejak awal. Agar dalam melaksanakannya akan mudah untuk mencapai tujuan perusahaan.

2. Organizing (Mengorganisasi)

Fungsi ini begitu berguna untuk mengorganisasi/mengatur orang-orang yang ada di dalam organisasi/perusahaan tersebut. Agar mereka bisa menjalankan peran dan fungsinya masing-masing dengan maksimal. Istilah kerennya yaitu The right man at the right place.

3. Staffing (Penempatan)

TIdak jauh berbeda dengan organizing, staffing memiliki arti yang lebih luas. Organizing lebih kepada me-manajemen sumber daya manusia, sedangkan staffing lebih kepada sumber daya secara umum. Contohnya, peralatan dan inventaris yang dimiliki.

4. Coordinating (Men-koordinasi)

Coordinating merupakan fungsi yang memiliki tujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas kinerja, membuat suasana di dalam lingkungan kerja menjadi dinamis, sehat, nyaman dsb. Fungsi ini diemban oleh seorang manajer, jadi manajer memiliki tugas utama untuk mengkoordinasi bawahannya agar bisa meningkatkan performa kerja masing-masing.

5. Controlling (Mengontrol)

Ini merupakan fungsi terakhir dari manajemen, setelah semuanya dilaksanakan, maka langkah terakhir yaitu mengontrolnya. Dalam fungsi ini terdapat elemen-elemen penting, contohnya evaluasi dan pembuatan kebijakan baru. Fungsi controlling ini penting, agar kinerja orang-orang didalamnya tidak menurun ke minimal standar, akan lebih baik apabila meningkat.

Contoh Dan Macam-macam Manajemen

Dari definisi dan juga uraian yang telah dijelaskan diatas, kita tahu bahwa pokok dari manajemen adalah mengatur orang lain agar tujuan yang sudah ditentukan dapat tercapai dengan lebih cepat dan juga efisien.

Apabila tidak ada manjemen yang baik, maka hal tersebut akan sangat sulit agar bisa mencapai tujuan yang telah ditentukan. Karena itulah di dalam ilmu manajemen, hal-hal yang perlu diatur (objek) manajemen itu seperti sumber daya manusianya, waktu, tenaga, alat dan semua hal yang dapat membantu mencapai tujuan.

Dalam menerapkannya, ada banyak macam-macam manajemen yang dapat digunakan, tergantung pada tujuan maupun juga kondisi di lapangannya, adapun macam-macam manajemen yaitu, diantaranya:

1. Manajemen Marketing atau Pemasaran

pengertian manajemen
rocketmanajemen.com

Pengertian dari manajemen marketing atau pemasaran yaitu sedni atau cara-cara yang perlu dilakukan untuk mencapai segala target dan juga tujuan yang sudah ditentukan oleh suatu perusahaan, dengan memanfaatkan, memaksimalkan dan juga mempertimbangkan sumber daya dan peluan yang ada. Setelah dilaksanakan, maka diukur apakah strategi tersebut efektif atau tidak.

Manajemen ini begitu perlu diperhatikan, terutama pada perusahaan, baik itu perusahaan skala kecil maupun yang berskala besar. Setiap definisi marketing dan juga pemasaran harus menguasai manajemen pemasaran ini, terutama kepala marketingnya. Karena marketing merupakan ujung tombak dari kehidupan perusahaan. Apabila marketingnya lemah, maka pendapatan yang akan masuk tentu akan minimal, apabila pendapatan minimal, otomatis keadaan keuangan perusahaan juga akan melemah.

2. Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Manajemen K3)

 

Pengertian atau definisi dari manajemen keselematan & kesehatan kerja (Manajemen K3) adalah manajemen yang diaplikasikan/diterapkan di dalam lingkungan kerja, mulai dari struktur organisasi, mulai dari tahap perencanaan hingga tahap pelaksanaan di lapangan, prosedural, maupun segala sumber daya yang dibutuhkan guna untuk menghasilkan lingkungan kerja yang nyaman, produktif, efisien, ideal dan tentunya aman.

Manajemen K3 ini sangat penting diterapkan/diaplikasikan terutama pada lingkungan kerja yang memerlukan keterampilan dan kehati-hatian yang tinggi, contohnya pada proyek bangunan, labolatorium, pertambangan, pabrik dll. Apabila tidak diterapkan manajemen keselamatan dan kesehatan kerja yang baik, maka akan sangat mudah terjadinya kecelakaan dan ketidak efisien pekerjaan, baik itu dari leel pekerja hingga direktur utama.

Jika manjemen K3 diterapkan dengan baik pada perusahaan, maka tujuan-tujuan yang ingin dicapai sebelumnya akan lebih mudah untuk mencapainya, karena sebelumnya telah ditentukan SOP dan blueprintnya sehingga jika terjadi pergantian karyawan ataupun direksi tidak terlalu berpengaruh pada produktivitas kerja. Apabila tidak ada SOP yang ditentukan sebelumnya, maka jika ada karyawan baru, direksi baru otomatis semuanya harus diulang dari awal. Tentunya hal ini tidak baik bagi perusahaan, karena sangat tidak efisien.

3. Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM)

Pengertian dari manajemen sumber manusia atau SDM adalah salah satu cabang ilmu manajemen yang secara spesifik mempelajari hubungan/relasi/networking antar manusia, baik itu secara personal maupun secara organisasi/tempat kerja (obejk utamanya adalah manusia). Agar setiap orang bisa melakukan kerja sama yang efisien dan juga efektif, sehingga tujuan yang diterapkan dapat dicapai dengan baik.

Manajemen SDM ini biasanya dapat ditemukan pada sebuah organisasi, lembaga-lembaga, maupun perusahaan, baik berskala kecil maupun berskala besar, seperti pemerintahan maupun perusahaan multi nasional. Manajemen SDM sangat penting untuk dipelajari, karena apabila dalam sebuah organisasi terdapat hubungan yang kurang harmonis dari setiap manusia yang terdapat di dalamnya, maka roda kegiatan organisasi tersebut tentu tidak dapat berputar dengan baik, hal ini akan berdampak pada tujuan organisasi yang akan susah untuk dicapai.

4. Manajemen Diri dan Emosi

Manajemen emosi/manajemen diri adalah sebuah seni atau suatu cara untuk mengendalikan emosi yang ada pada setiap diri manusia, agar emosi tersebut bisa disalurkan dengan baik, sehingga bisa menyelesaikan suatu masalah dengan lebih baik, lebih cepat dan juga lebih efisien.

Manajemen emosi ini begitu penting untuk dimiliki apabila Anada ingin menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Karena bisa dibilang hampir mustahil seseorang bisa mencapai derajat yang tinggi dan baik dari sudut pandang keilmuan maupun harta, jika tidak mempunyai manajemen diri yang baik. Contohnya apabila Anda boros dalam mengatur keuangan, maka akan mustahil bisa cepat kaya. Salah satu syarat agar cepat kaya adalah memanajemen keuangan pemasukan dan pengeluaran dengan baik. Untuk bisa memanajemen keuangan dengan baik, dibutuhkan manajemen emosi yang baik juga.

Salah satu contohnya yaitu dengan tidak terlalu tergiur membeli barang-barang yang bersifat konsumtif. Akan tetapi belilah barang yang memang dibutuhkan, jangan mengikuti gengsi maupun gaya hidup. Karena ini tidak akan ada habisnya.

5. Manajemen Organisasi

Pengertian Manajemen organisasi adalah cabgan ilmu manajemen yang fokus mempelajari proses peng-organisasian dari proses perencanaan sampain pada pelaksanaan dan pengendalian (kontrol), serta memimpin setiap sumber daya yang ada pada suatu organisasi dengan tujuan agar mencapai tujuan organisasi yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Dalam suatu organisasi, baik itu organisasi profit maupun non profit pasti memiliki tujuan-tujuan yang ingin dicapai. Mustahil tujuan tersebut bisa untuk dicapai apabila tidak ada manajemen organisasi yang baik dalam organisasi tersebut. Manajemen organisasi berkaitan erat dengan manajemen sumber daya manusia. Karena di dalam organisasi, objek utamanya adalah manusia-manusia yang ada di dalamnya.

Jadi, manajemen organisasi fokus pada manusianya, kemudian setelah itu baru pada elemen-elemen pendukungnya.

6. Manajemen Labolatorium

Pengertian dari manajemen labolatorium adalah merupakan cabang ilmu manajemen yang bertujuan untuk menggerakkan orang-orang yang terdapat di dalam labolatorium tersebut (pimpinan hingga pemakai lab) agar bisa mengelola dan menggunakan labolatorium sesuai dengan SOP/standar yang sudah ditentukan.

Setiap labolatorium yang baik pasti mempunyai manajemen labolatorium yang efektif. Mulai dari tingkatan pemimpin, penanggung jawab lab, sampai pada pengguna lab, sehingga keselamatan saat menggunakan labolatorium menjadi lebih terjamin. Hal tersebut tentu sangatlah penting, terlebih jika labolatorium kimia. Apabila tidak ada SOP yang baik, maka bisa-bisa keselamatan pengguna lab tidak terjamin yang berakibat pada kecelakaan kerja.

7. Manajemen Hubungan Masyarakat (HUMAS)/Public Relation

Definisi manajemen hubungan masyarakat atau HUMAS adalah cabang ilmu manajemen yang mempelajari mengenai proses/usaha yang memiliki tujuan untuk membangun dan juga mempertahan kan reputasi, citra, maupun komunikasi yang baik dan juga bermanfaat antara suatu perusahaan/organisasi dengan masyarakat setempat.

Setiap organisasi dan juga perusahaan pasti memiliki divisi humas, ini sangat penting karena divisi ini yang mengatur komunikasi dari pihak eksternal dengan internal perusahaan. Jadi, sangat dibutuhkan manajemen PR yang efisien agar tujuan organisasi bisa dicapai dengan baik dan juga efisien.

8. Manajemen Keuangan

Definisi manajemen keuangan adalah salah satu cabang ilmu manajemen yang memiliki tujuan untuk mengatur dan mempelajari arus keuangan (cashflow) organisasi, perusahaan ataupun personal agar arus keuangannya stabil dan besar pengeluaran tidak lebih besar daripada pendapatan.

Manajemen keuangan ini sangatlah penting karena apabila tidak ada manajemen keuangan yang baik, maka kesehatan keuangan organisasi/perusahaan akan ikut tidak sehat. Apabila tidak sehat maka umur dari perusahaan juga tidak akan bertahan lama, karena meski bagaimanapun profit/income merupakan nyawa dari suatu perusahaan. Tanpa adanya uang yang masuk, maka perusahaan tidak akan bisa memberi gaji karyawan dan membayar tagihan-tagihan lainnya.

9. Manajemen Persediaan

Definisi manajemen persediaan adalah cabang ilmu manajemen yang memiliki tujuan untuk menjaga stok atau kesediaan barangdari sebuah perusahaan atau badan usaha agar stok barang selalu tersedia.

Manajemen persediaan ini hampir memiliki kesamaan dengan manajemen gudang, hal ini sangat penting, terutaman bagi perusahaan dalam bentuk skala besar. Setiap arus barang yang masuk dan keluar dari gudang harus dicatat agar stok barang yang ada menjadi aman. Karena, apabila tidak ada manajemen stok yang baik, maka pencatatan barangnya akan menjadi buruk dan ini tentu akan sangat mempengaruhi kondisi keuangan perusahaan.

10. Manajemen Kewirausahaan/Bisnis

Pengertian manajemen kewirausahaan/bisnis/usaha adalah cabang dari ilmu manajemen untuk mengelola suatu bisnis dan usaha supaya bisnis tersebut kondisi keuangannya menjadi stabil dan naik, hal ini ber-efek pada kesejahteraan karyawan, dalam manajemen bisnis dibutuhkan kemampuan untuk manajemen sumber daya manusia, manajemen keuangan, manajemen emosi, pemasaran dan manajemen persediaan.

Sebuah perusahaan tidak akan mengalami perkembangan apabila pihak manajemennya buruk, karena jika pihak manajemen tidak efektif, maka roda organisasi internal perusahaan akan buruk. Dan ini dapat berdampak pada semua divisi perusahaan, yang jika tidak bisa diantisipasi maka perusaan bisa terancam bangkrut.

11. Manajemen Resiko

Pengertian dari manajemen resiko adalah cabang ilmu manajemen yang memiliki tujuan untuk melakukan pendekatan yang terstruktur sesuai dengan metodologi untuk mengelola ketidakpastian/resiko yang berkaitan dengan nacaman, baik itu ancaman dari dalam maupun ancaman dari luar.

Manajemen resiko ini penting, terutama dalam perusahaan yang mempunyai resiko kerja yang tinggi, seperti pertambangan, proyek pembangunan, transportasi udara dan sebagainya. Untuk itu manajemen resiko ini ada dengan manfaat meminimalisir resiko yang ada.

Prinsip-prinsip Manajemen

Setelah kita mengetahui definisi dan jenis-jenis dari manajemen, maka yang perlu kita ketahui berikutnya adalah prinsip-prinsip dari manajemen. Berikut merupakan prinsip manajemen yang perlu kita ketahui :

  1. Discipline (Disiplin)
  2. Authority of direction (Kesatuan pengarahan)
  3. Ubity of direction (Kesatuan perintah)
  4. Renumeration (Penggajian yang adil)
  5. Lebih mementingkan kepentingan umum/organisasi daripada kepentingan pribadi
  6. Hierarchy (Hirarki)
  7. Centralisation (Pemusatan)
  8. Equity (Keadilan)
  9. order (Tata tertib)
  10. Inisiative (Inisiatif)
  11. Stability of tenure personnel (Stabilitas kondisi karyawan)
  12. Semangat untuk bersatu
  13. Division of work (Pembagian kerja)

Tujuan-tujuan Manajemen

Manajemen ada tentu juga memiliki tujuan, tujuan yang paling utama untuk mencapai target yang sudah ditentukan. Lebih jelasnya berikut ini adalah tujuan-tujuan diperlakukannya manajemen yang baik :

  1. Bisa menentukan strategi yang efektif dan juga efisien untuk mencapai tujuan yang sudah dilakukan
  2. Melakukan evaluasi kerja dan mengkaji ulang akan situasu yang terjadi dengan tujuan untuk melakukan penyesuaian strategi apabila terjadi hal-hal yang diluar strategi
  3. Mengatur serta menjaga kesehatan emosi (personal), keuangan serta smeua sektor perusahaan agar perusahaan bisa mencapai profit yang maksimal.
  4. Mengevaluasi dan meninjau kembali kekuatan (strength), kelemahan (weakness), peluang maupun ancaman yang ada.

Jadi intinya apa?? Manajemen itu bisa kita terapkan dimana saja. Semuanya pasti memerlukan manajemen, mulai dari hal yang kecil, yaitu manajemen diri hingga manajemen usaha. Semuanya memerlukan manajemen, karena dengan adanya manajemen yang baik dan solid maka hidup/aktivitas akan menjadi lebih teratur.

Nah, itu tadi merupakan Pengertian manajemen, apabila masih ada yang ingin ditanyakan atau masih ada rasa penasaran, silakan isi kotak komentar. Terima kasih

Tinggalkan komentar